Apakah Hibernate dapat merusak komputer?

Kali ini saya akan membahas mengenai salah satu fitur Windows, yaitu Hibernate. Ada orang orang yang mengeluh memiliki masalah mengenai laptop/notebooknya saat mereka menggunakan fitur hibernate, dan mereka jadi bertanya tanya apakah hibernate dapat merusak komputer. Tapi pada kenyataannya, saya sebagai orang yang banyak bekerja menggunakan laptop, justru lebih senang memilih hibernate komputer ketimbang shutdown, karena akan memerlukan waktu lama lagi untuk menyalakan laptop dan membuka semua jendela pekerjaan yang sedang saya kerjakan sebelumnya.

Hibernate merupakan cara yang paling bagus untuk menyimpan pekerjaan sementara dengan cepat, tapi banyak orang sepertinya berusaha meyakinkan saya bahwa hibernate dapat merusak komputer dan juga motherboard pada akhirnya. Apakah hal ini benar? Dan apakah ada cara menghindarinya?

hibernate merusak komputer, bahaya hibernate, dampak hibernate

Biar saya jelaskan dulu apa yang terjadi ketika sistem komputer kita melakukan hibernate. apa yang mungkin banyak orang tidak tahu itu adalah, ketika sistem kita melakukan hibernate, komputer kita juga akan ikut mati sama seperti halnya kita shutdown, tapi komputer akan menyimpan data pekerjaan kita sementara ke harddisk (hiberfil.sys), yang nantinya dapat di restore saat komputer kembali dinyalakan.

Beberapa mitos tentang hibernate komputer :

1. Hibernate mengkonsumsi tenaga baterai, dan memperpendek masa pakai baterai
Ini sama sekali tidak benar, karena seperti yang saya jelaskan di atas, hibernate itu mirip dengan shutdown. Jadi hibernate sama sekali tidak mengkonsumsi energi baterai.

2. Hibernate bisa merusak harddisk
Saya tidak percaya jika ini benar. Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, ketika komputer kita melakukan hibernasi, sistem komputer akan menyimpan data/pekerjaan sementara kita ke dalam sistem file windows yang bernama hiberfil.sys dan dapat di akses kembali kapanpun saat kita akan menghidupkan komputer dari saat hibernasi tadi.

3. Hibernate dapat merusak motherboard
Sungguh aneh dan tidak bisa dipercaya! Hibernate sama sekali tidak memberikan efek apapun terhadap motherboard. Kalau kamu hibernate dan kemudian motherboardmu mendadak terbakar, berarti itu hanya kebetulan... :D

4. Sleep mode lebih aman dari pada hibernate
Saya tidak yakin dengan yang satu ini, tapi semuanya targantung pilihan masing masing. Kalau kamu menempatkan komputermu dalam sleep mode, komputer tetap akan mengkonsumsi daya baterai, walaupun itu hanya sedikit. Berbeda dengan hibernate, komputermu akan benar benar dimatikan dan tetap bisa melanjutkan sesi pekerjaan kita nantinya.

Beberapa hal yang perlu dihindari saat hendak melakukan hibernasi

1. Jangan pernah hibernate ketika sedang menginstal aplikasi / driver baru.

2. Saya sarankan untuk tidak melakukan hibernate saat sedang membuka software/game berat karena akan memakan banyak memori RAM dan membuat komputer menjadi sangat lambat.

3. Saat kamu merasa komputermu sudah cukup lambat, sebaiknya jangan hibernate. Lebih baik restart saja. Tidak berbahaya bukan? :D

Intinya sebagai berikut :

Hibernate
Menyimpan sesi pekerjaan, dan mematikan komputer secara total seperti shutdown.

Sleep
Menyimpan sesi pekerjaan dan menempatkan komputer dalam daya baterai rendah sehingga kita bisa kembali ke sesi tadi dengan cepat.

Kembali pada pilihan masing masing, menurutku hibernate lebih aman dan juga sama sekali tidak membahayakan. Saya sudah lama menggunakan fitur hibernate di komputer saya dan sama sekali tidak pernah mengalami masalah dengan itu. Tentu saja rumor tentang bahaya hibernate itu tidak benar. :)
Atau kalian punya pendapat berbeda tentang hibernate ini? Silahkan tinggalkan komentarnya. :D

Simon Child Sr.

Pemilik dan pengelola Simon Child Blog. Saat ini sedang belajar di Institut Pengangguran Sementara Indonesia. Bercita-cita menjadi seorang Pengangguran Profesional. #LOL

Dapatkan Update Artikel Terbaru melalui Email!

9 komentar

  1. nambah ilmu baru saya :)
    Nice share

    BalasHapus
  2. info yang bermanfaat nih sobat.
    sy juga sering Hipernate Laptop saya..

    BalasHapus
  3. Sob, saya kan buka artikel ini pakai HP. Nah, di atasnya tulisan "1. Jangan pernah hibernate ketika menginstal..." tampilannya kok ngeblok warna putih ya. Jadi tulisan di bagian itu tak dapat dibaca karena warnanya putih semua.

    BalasHapus
  4. @AYAHE MELA: ohh iya gan, makasih buat koreksinya, ternyata ada sdikit kesalahan dibagian HTML postingnya tadi.. sudah sy perbaiki. :)

    BalasHapus
  5. mode sleep jangka panjang aman jga kan ?

    BalasHapus
  6. @roy aljawi: kalau untuk jangka panjang mnurut saya sih lebih aman dengan hibernate, karena mode sleep itu kan tetap memakan daya baterai, berbeda dgn hibernate yang dimatikan secara total tanpa menggunakan tenaga baterai lagi. jadi kalau menggunakan mode sleep untuk jangka panjang, perlahan (tapi pasti) daya baterai komputer akan berkurang dan performanya juga pasti berkurang karena komputer terus menggunakan daya baterai utk jangka waktu lama.

    BalasHapus
  7. gimana gan klu laptop d hibernate tp baterainya di lepas! Apa kah msi posisi hibernate ktika d psang kembali? Bahaya atau tidak klu d lepaskan btre nya ktika hbernate!

    BalasHapus
  8. @ANDRA BLOG: sama sekali tidak berbahaya, saya sendiri sering melakukannya :D asalkan, saat akan melakukan hibernate, harap tunggu sampai komputernya benar benar mati total, baru lepaskan baterainya... :)

    BalasHapus
  9. nah, ini yg kadang bikin saya bertanya-tanya. Soalnya say sering sekali meng-hibernate komputer saya, biar kalo ada apa-aa mendadak, dpt menyalakan komputer dgn cepat. Makasih ya infonya... Sangat membantu!

    BalasHapus

Ada yang ingin disampaikan terkait dengan artikel ini?

 
Designed by BlogThietKe Cooperated with Duy Pham
Redesigned by Simon Child Blog © 2012-2014
Posts RSSComments RSS
AboutContactPrivacy Policy